"Menjelajah Bahasa Indonesia, Memaknai Sastra"

Bahasa Indonesia mempersatukan hati, pikiran, dan langkah anak bangsa. Melalui bahasa, tumbuh cinta tanah air, identitas, dan semangat persatuan. Bahasa menjadi jembatan ilmu, literasi, dan kreativitas bagi generasi penerus. Dari sanalah lahir generasi cerdas yang mengharumkan dan membanggakan Indonesia.

Cara Penulisan Kata Serapan yang Benar: Pengertian, Aturan PUEBI, Contoh, dan Kesalahan yang Sering Terjadi

 


Bahasa Indonesia terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan interaksi masyarakat dengan dunia internasional. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah masuknya berbagai kata dari bahasa asing maupun bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia. Kata-kata yang berasal dari bahasa lain dan telah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia disebut kata serapan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata serapan tanpa menyadari asal-usulnya. Kata seperti aktivitas, kualitas, teknologi, universitas, dan informasi merupakan contoh kata serapan yang telah menjadi bagian dari kosakata bahasa Indonesia. Namun, tidak semua orang memahami cara penulisan kata serapan yang benar sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Kesalahan dalam menulis kata serapan masih sering ditemukan, baik dalam tugas sekolah, artikel blog, karya ilmiah, surat resmi, maupun unggahan media sosial. Oleh karena itu, pemahaman mengenai aturan penulisan kata serapan sangat penting agar tulisan menjadi lebih baku, profesional, dan mudah dipahami.

Artikel ini membahas secara lengkap pengertian kata serapan, sejarah perkembangannya, sumber kata serapan dalam bahasa Indonesia, aturan penulisan menurut PUEBI, contoh-contoh kata serapan, serta kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaannya.

Pengertian Kata Serapan

Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain, baik bahasa asing maupun bahasa daerah, yang digunakan dalam bahasa Indonesia setelah mengalami penyesuaian bentuk, bunyi, atau ejaan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata serapan merupakan unsur bahasa yang diambil dari bahasa lain dan kemudian disesuaikan dengan sistem bahasa penerima.

Kata serapan digunakan untuk memperkaya kosakata bahasa Indonesia, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan budaya.

Mengapa Bahasa Indonesia Menyerap Kata dari Bahasa Lain?

Bahasa berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Tidak semua konsep atau istilah baru memiliki padanan dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan proses penyerapan kata dari bahasa lain.

Beberapa alasan terjadinya penyerapan kata antara lain:

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kemajuan teknologi menghadirkan banyak istilah baru.

Contoh:

  • komputer
  • internet
  • aplikasi
  • digital

Interaksi Antarbangsa

Hubungan internasional menyebabkan masuknya istilah asing ke dalam bahasa Indonesia.

Kebutuhan Komunikasi

Kata serapan membantu menyampaikan konsep tertentu secara lebih tepat.

Pengaruh Budaya

Pertukaran budaya memperkaya kosakata bahasa Indonesia.

Sumber Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia menyerap kata dari berbagai bahasa.

Bahasa Sanskerta

Bahasa Sanskerta memberikan banyak pengaruh sejak masa kerajaan Hindu-Buddha.

Contoh:

  • bahasa
  • pustaka
  • karya
  • agama
  • manusia

Bahasa Arab

Masuk melalui perkembangan agama Islam.

Contoh:

  • ilmu
  • kitab
  • akhir
  • dunia
  • hikmah

Bahasa Belanda

Pengaruh kolonial Belanda menghasilkan banyak kata serapan.

Contoh:

  • kantor
  • kualitas
  • universitas
  • administrasi
  • direktur

Bahasa Inggris

Saat ini menjadi sumber kata serapan terbesar.

Contoh:

  • komputer
  • internet
  • aplikasi
  • informasi
  • teknologi

Bahasa Daerah

Bahasa Indonesia juga menyerap kata dari berbagai bahasa daerah.

Contoh:

  • batik
  • keris
  • angklung
  • rendang

Cara Penyerapan Kata dalam Bahasa Indonesia

Menurut PUEBI, kata asing dapat diserap melalui beberapa cara.

Penyesuaian Ejaan

Bentuk kata disesuaikan dengan sistem ejaan bahasa Indonesia.

Contoh:

Bahasa AsalBentuk Indonesia
activityaktivitas
qualitykualitas
universityuniversitas
systemsistem
technologyteknologi

Penyesuaian Lafal

Pengucapan disesuaikan dengan kebiasaan bahasa Indonesia.

Penyerapan Utuh

Beberapa kata digunakan tanpa perubahan besar karena sudah diterima secara luas.

Contoh:

  • radar
  • video
  • modem

Aturan Penulisan Kata Serapan Menurut PUEBI

Akhiran -tion Menjadi -si

Banyak kata bahasa Inggris yang berakhiran -tion berubah menjadi -si.

Contoh

Bahasa InggrisBahasa Indonesia
informationinformasi
communicationkomunikasi
educationedukasi
administrationadministrasi
organisationorganisasi

Akhiran -ity Menjadi -itas

Contoh

Bahasa InggrisBahasa Indonesia
qualitykualitas
activityaktivitas
productivityproduktivitas
creativitykreativitas

Huruf c Menjadi k

Contoh

Bentuk AsalBentuk Serapan
camerakamera
clinicklinik
communicationkomunikasi

Huruf ph Menjadi f

Contoh

Bentuk AsalBentuk Serapan
philosophyfilsafat
photographfotografi
pharmacyfarmasi

Huruf ch Menjadi k

Contoh

Bentuk AsalBentuk Serapan
techniqueteknik
characterkarakter
chemistrykimia

Huruf y Menjadi i

Contoh

Bentuk AsalBentuk Serapan
systemsistem
analysisanalisis
hypothesishipotesis

Contoh Kata Serapan yang Sering Digunakan

Bidang Pendidikan

  • universitas
  • akademik
  • kurikulum
  • literasi
  • evaluasi

Bidang Teknologi

  • komputer
  • aplikasi
  • internet
  • digital
  • sistem

Bidang Perpustakaan

  • katalog
  • dokumentasi
  • klasifikasi
  • bibliografi
  • referensi

Bidang Kesehatan

  • diagnosis
  • terapi
  • farmasi
  • vaksin
  • klinik

Kata Serapan yang Sering Salah Ditulis

Analisa atau Analisis?

Bentuk baku:

analisis

Contoh:

Hasil analisis menunjukkan peningkatan minat baca.

Aktifitas atau Aktivitas?

Bentuk baku:

aktivitas

Contoh:

Aktivitas membaca perlu dibiasakan sejak dini.

Resiko atau Risiko?

Bentuk baku:

risiko

Contoh:

Setiap kegiatan memiliki risiko tertentu.

Praktek atau Praktik?

Bentuk baku:

praktik

Contoh:

Siswa melakukan praktik membaca nyaring.

Apotik atau Apotek?

Bentuk baku:

apotek

Contoh:

Obat dapat dibeli di apotek terdekat.

Perbedaan Kata Serapan Baku dan Tidak Baku

Tidak BakuBaku
aktifitasaktivitas
analisaanalisis
resikorisiko
praktekpraktik
apotikapotek
sistimsistem
kwalitaskualitas
tehnikteknik

Memahami bentuk baku sangat penting dalam penulisan resmi dan akademik.

Pentingnya Menggunakan Kata Serapan yang Benar

Meningkatkan Kualitas Tulisan

Tulisan menjadi lebih profesional dan sesuai kaidah.

Mendukung Penulisan Akademik

Karya ilmiah memerlukan penggunaan bahasa baku.

Menghindari Kesalahan Bahasa

Penulis dapat mengurangi kesalahan ejaan.

Memudahkan Komunikasi

Pembaca lebih mudah memahami isi tulisan.

Menjaga Standar Bahasa Indonesia

Penggunaan bentuk baku membantu menjaga konsistensi bahasa nasional.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Penulisan Kata Serapan

Mengikuti Ejaan Bahasa Asal

Salah:

activity

Dalam tulisan bahasa Indonesia seharusnya:

aktivitas

Menulis Sesuai Pengucapan

Salah:

kwalitas

Benar:

kualitas

Menggunakan Bentuk Lama

Salah:

praktek

Benar:

praktik

Cara Memeriksa Kata Serapan yang Benar

Menggunakan KBBI Daring

KBBI merupakan sumber utama untuk memeriksa bentuk baku suatu kata.

Menggunakan PUEBI

PUEBI menjelaskan aturan penyesuaian kata serapan.

Membaca Kamus dan Buku Bahasa Indonesia

Sumber terpercaya membantu meningkatkan ketepatan penggunaan bahasa.

Peran Guru dalam Mengajarkan Kata Serapan

Guru dapat mengajarkan kata serapan melalui:

  • Latihan menemukan kata baku.
  • Menyunting teks.
  • Permainan kosakata.
  • Menulis artikel.
  • Diskusi penggunaan bahasa.

Peran Perpustakaan dalam Pembelajaran Kata Serapan

Perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran bahasa Indonesia.

Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menyediakan KBBI dan buku PUEBI.
  • Menyediakan koleksi tata bahasa.
  • Membuat mading bahasa.
  • Menyelenggarakan lomba menulis.
  • Mengadakan pelatihan literasi bahasa.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat lebih memahami penggunaan kata serapan yang benar.

Kesimpulan

Kata serapan merupakan kata yang berasal dari bahasa lain dan telah disesuaikan dengan sistem bahasa Indonesia. Keberadaan kata serapan memperkaya kosakata bahasa Indonesia dan membantu masyarakat memahami berbagai konsep baru dalam ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, dan bidang lainnya.

Penulisan kata serapan harus mengikuti aturan yang terdapat dalam PUEBI dan KBBI agar sesuai dengan bentuk baku. Dengan memahami cara penulisan kata serapan yang benar, seseorang dapat menghasilkan tulisan yang lebih baik, profesional, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, penguasaan kata serapan menjadi bagian penting dalam keterampilan berbahasa Indonesia.




Referensi

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2024). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Chaer, A. (2014). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Kridalaksana, H. (2011). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Muslich, M. (2019). Tata bentuk bahasa Indonesia: Kajian ke arah tata bahasa deskriptif. Jakarta: Bumi Aksara.

Widjono, H. S. (2012). Bahasa Indonesia: Mata kuliah pengembangan kepribadian di perguruan tinggi. Jakarta: Grasindo.

Labels: ejaan

Thanks for reading Cara Penulisan Kata Serapan yang Benar: Pengertian, Aturan PUEBI, Contoh, dan Kesalahan yang Sering Terjadi. Please share...!

0 Komentar untuk "Cara Penulisan Kata Serapan yang Benar: Pengertian, Aturan PUEBI, Contoh, dan Kesalahan yang Sering Terjadi"

Back To Top